Selain GERTAK, Syah Natanegara Pastikan Pemberdayaan Masyarakat Jadi Prioritas

  • Whatsapp

Semakin memasyarakatkan adanya program GERTAK (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan dan Kerentanan), pasangan calon (paslon) kepala daerah Kabupaten Trenggalek nomor 2, Ipin-Syah tanpa kenal lelah dan secara masif terus mendatangi kelompok-kelompok warga.

Dalam konteks sosialisasi, cawabup (calon wakil bupati) Syah Natanegara didampingi tim pemenangan secara ‘istikomah’ menyampaikan sejumlah prestasi dari Mas Ipin (Mochamad Nur Arifin) saat menjabat jadi wakil bupati maupun bupati Trenggalek. Hal itu dilakukan, guna memahamkan para calon pemilih di gelaran pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang agar secara cerdas memberikan hak suara mereka.

Salah satunya, ketika menemui kelompok karang taruna di RT 25 RW 11 Dusun Kasihan Desa Ngepeh Kecamatan Tugu, pada Rabu (18/11/2020) siang. “Saat menjabat Wakil Bupati dan Bupati Trenggalek periode 2016-2021, Mas Ipin sudah banyak meluncurkan inovasi program untuk masyarakat,” sebut Syah Natanegara.

Menurut dia, selama ini paslon 2 tidak hanya obral janji ataupun sekedar harapan belaka akan tetapi sudah jelas-jelas banyak memberikan bukti. Salah satu fakta yang sudah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga adalah adanya ‘Gertak’.

“Gertak ini merupakan program kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat. Maksudnya, pemerintah sebagai pelaksana dan masyarakat yang merasakan manfaatnya,” imbuhnya.

Dengan ‘Gertak’ lanjutnya, sudah banyak warga miskin yang terbantu. Baik dalam hal, kesehatan, bedah rumah, jaminan persalinan, bantuan kemiskinan dan lainnya. “Sehingga, ketika program itu jelas manfaatnya kenapa akan diganti dengan yang baru?” tandas Syah.

Selain program berjalan, suami Fatihatur Rohmah itupun menegaskan jika paslon 2 yang merupakan petahana juga telah memulai beberapa inisiatif sebagai pemicu pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan memproyeksikan pada alternatif pendapatan tambahan bagi rumah tangga.

“Bagaimana ibu-ibu ini nantinya juga bisa mempunyai sumber pemasukan tambahan bagi keluarga mereka,” ujar Syah.

Sebab selama ini, di beberapa tempat masih berlaku pemahaman (khususnya didalam kebudayaan Jawa) bahwa keberadaan perempuan itu lebih berorientasi sebatas sumur, kasur dan dapur (hanya mengurus keluarga sebagai tukang bersih-bersih rumah, melayani suami di kamar, dan memasak).

Untuk itulah pihaknya (Ipin-Syah) berinisiatif memulai menggeser pola pikir lama dengan pendapat rasional disesuaikan dengan kemajuan zaman dan teknologi. “Diantaranya, bagaimana para perempuan dan ibu-ibu tersebut punya peran strategis dalam membantu perekonomian keluarga tanpa harus melupakan tugas utamanya,” jelasnya.

Untuk itu, pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus digenjot. Bukan hanya strategi peningkatan produksi, namun termasuk pula dalam hal perluasan pemasarannya.

“Ekonomi kreatif yang berbasis pemberdayaan tetap menjadi prioritas kami dan untuk lebih mudahkannya akan diarahkan melalui pemerintah Desa. Namun, perlu diingat, harus dengan konsep yang jelas sehingga bisa berkelanjutan (sustainable),” pungkas mantan anggota DPRD Trenggalek tersebut.

Source : https://www.japos.co/2020/11/18/selain-gertak-syah-natanegara-pastikan-pemberdayaan-masyarakat-jadi-prioritas/?fbclid=IwAR0gXy7OiSf2z5-ep9w9FOCECe_GZ_g12EkUWH6rsrIh1umYWQEnbk13VkY

Shortlink

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *